Mengintip Cerita Di Balik Masjid Pusdai Sebagai Lembaga Dakwah Islam

Selain sebagai pusat peribadatan, Masjid Pusdai atau yang kemudian dikenal dengan Pusat Dakwah Islam ini merupakan sebuah lembaga dakwah serta tempat pengembangan syiar Islam dan keperluan keberagamaan lainnya. Dipimpin oleh Drs. Zaenal Abidin, M. Ag, masjid ini juga memiliki berbagai ruangan lain yang berlokasi di sekelilingnya seperti halnya perpustakaan, tempat seminar hingga beberapa kantor pengurus lainnya.

Di lokasi Masjid Pusdai yang ada di Jalan Diponegoro 63 Bandung ini, terdapat sebuah mushaf Al-Qur’an Sundawi yang dibuat dengan keindahan tersendiri berupa motif Islam yang dipadu padankan dengan motif Sunda. Hal unik lagi yang ditawarkan oleh masjid ini bahwa dicetuskannya berbagai kegiatan yang berupa kajian tafsir, seminar hingga kursus untuk bahasa asing.

Terkait dengan arsitektur dari bangunan Masjid Pusdai ini, pada hakikatnya masjid yang lokasinya bersebelahan dengan RRI ini bisa menampung jamaah hingga mencapai angka 4,000 orang. Selanjutnya, masjid yang diprakarsai oleh Slamet Wirasonjaya ini memiliki ciri yang khas berupa kubah yang dibuat dari atap kayu serta rangka atap berupa baja.

Untuk bagian dalam dari Masjid Pusdai ini dikombinasikan dengan batu marmer serta berbagai dekorasi yang terbuat dari kayu. Adanya keunikan yang demikian ini menjadikan banyak orang yang kemudian mengunjungi lokasinya. Hal ini dikarenakan bahwa lokasi wisata religi yang satu ini sangat mudah untuk dijangkau.

One thought on “Mengintip Cerita Di Balik Masjid Pusdai Sebagai Lembaga Dakwah Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *