Dua Tempat Wisata Sejarah Di Jatinegara

Mendengar nama Jatinegara, mungkin yang ada dipikirkan hanya satu, yaitu stasiun Jatinegara. Padahal jika sedikit ditelusuri lagi maka ada banyak hal menarik yang bisa ditemui di salah satu kawasan pecinan ini, yaitu mulai dari tempat wisata bersejarah hingga wisata kuliner. Berikut Dua tempat wisata sejarah yang bisa anda kunjungi di kawasan Jatinegara.

Taman Benyamin Sueb Jatinegara

Taman Benjamin Sueb (TBS) ini diresmikan pada Tanggal 22 September 2018 oleh Bapak Gubernur Anies Baswedan. Taman ini memiliki bangunan museum yang menyimpan koleksi peninggalan seniman legendaris Betawi itu, seperti foto, pakain, dan film.  Gedung kokoh berwarna putih ini berlokasi tepat di seberang Stasiun Jatinegara.

Di bagian depan, ada tiga bangunan, bagian tengah adalah bangunan utama yang saat ini difungsikan sebagai tempat penyimpanan berbagai koleksi Benyamin Sueb.

Sementara itu, di sisi kanan dan sisi kiri tampak masih kosong, belum banyak digunakan. Sedangkan bagian belakang, terdapat lima bangunan secara terpisah, di mana bangunan itu juga kelihatan kosong dan belum difungsikan oleh Pemprov.

DI bagian belakang suasananya tampak asri, ditumbuhi pepohonan menjulang tinggi, serta terdapat air mancur di tengah-tengah taman. Para wisatawan yang berkunjung semakin dimanjakan dengan beberapa gazebo kecil di sekitar air mancur itu.

Vihara Amurva Bhumi Jatinegara

Vihara ini telah berumur lebih dari 300 Tahun, merupakan Vihara tertua di Jakarta Timur dan tertua nomor dua di Jakarta setelah Klenteng Jin De Yuan yang berlokasi di Pecinan Lama, Glodok-Jakarta Barat.

Vihara Amurva Bhumi itu sendiri beralamat di Rt 4/6, Pasar Lama, Bali Mester, Jatinegara-Jakarta Timur. Keindahan dari Viharan ini adalah terpasangnya lampion-lampion di bagian depan yang terlihat cantik pada malam hari. Di bagian dalamnya pun tampak tertata rapi, di atas meja ada beberapa patung dewa dan beraneka hiasan lainnya. Sedangkan di bagian dinding terlihat berbagai hiasan yang menyerupai kaca unik khas negeri tiongkok.

Vihara Amurva Bhumi ini terbuka untuk umum, siapa saja yang ingin berkunjung kesini, baik untuk berdoa atau hanya sekedar berwisata melihat-lihat bisa langsung berkunjung. Pada hari biasa Vihara buka hingga Jam 18.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *