Wisata Ubud Monkey Forest Ini Jangan Pernah Dilewatkan!

Guys, sekali-kali jangan laut biru dengan pasir putih di jajaran bibir pantai di mana pun di kawasan Bali yang dibayangkan untuk liburan. Bali punya tempat wisata lebih dari unik. Ada nich, tempat wisata yang super unik dan sedikit menantang nyali Anda. Wow, apa itu? Apalagi kalau bukan mengunjungi Ubud Monkey Forest. Namanya juga Monkey Forest atau Hutan Kera, tapi hutan ini merupakan tempat suci yang berada di kawasan Padangtegal, Ubud Bali.

Ubud Monkey Forest mrupakan destinasi aternatif di Ubud, sebuah kota yang sarat dengan nilai budaya maysrakat asli Bali. Selain populer, hutan ini memang difungsikan sebagai tempat perlindungan bagi segerombolan kera ekor panjang berbulu abu-abu. Hutan alam inilah rumah kera-kera tersebut. Melalui Padangtegal Wenara Wana Foundation, objek wisata ini sudah dikelola dan terbuka untuk umum. Pengunjungnya dapat mengunjungi hutan kera ini mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WITA.

Menuju Ubud Monkey Forest

Meski bernama hutan, tempat ini sangat  strategis sebagai lokasi wisata. Hutan seluar 27 hektar ini juga menjadi habitat beragam tumbuhan hingga mencapai, selain kera-kera 125 jenis tanaman. Beberapa diantaranya pohon yang sangat erat dengan upacara keagamaan, seperti pohon bambu, mahoni, majegau hingga pinang. Oleh karena itu, kesan hutan ini menjadi sangat terkenal sebagi area tempat penelitian, obervasi dan pelestarian satwa dan tumbuhan.

Berada di Ubud yang sudah asri dengan pegunungan dan lembahnya, Monkey Forest pun berada sangat dekat dengan pusat Kota Ubud. Saking dekatnya, Guys, hutan ini dapat dijelajahi dengan berjalan kaki, apalgi kalau Anda sengaja berjalan dari penginapan yang tak jauh dari hutan ini, seperti di jalan Hanoman maupun jalan Monkey Forest.

Ngomong-ngomong soal Monkey Forest Road, jalan ini merupakan jalan yang juga tidak jauh dari Puri Saren Royal Palace dan art Market Ubud yang sudah populer sebelumnya. Dua tempat tersebut pasti dapat dilalui sebelum anda memasuki jalan ini, dan hanya 10 menit saja ke tujuan dengan kendaraan! Dari jalan ini pula, dapat ditemui berbagai took cinderamata, butik maupun gerai yang menawarkan buah tangan Ubud.  Tentu ada juga, hotel dan wisma yang biasa Anda pesan untuk waktu yang relatif lama.

Ada 3 Pura

Meski hutan dengan banyak kera, ternyata terdapat tiga pura yang sangat khas pula. Aktivitas masyarakat dan era-kera ini menunjukkan bahwa kelangsungan hidup tetap dapat dipertahankan secara berdampingan. Konsep hidup dengan adat, agama dan alam menjadikan hutan ini lebih istimewa dan berdaya tarik lebih bagi wisatawan.

Oleh karena itu, tempat ini lebih terasa istimewa dengan tiga pura yang berdiri didalamnya. Pura ini bernama Pura Prajapati yang dibangun sengaja sebagai tempat pemakaman atau kuburan yang berlokasi di sebelah timur hutan. Kuil kuno yang dikenal dengan Pura Beji, tempat memuja Dewi Gangga dan Pura Dalem Agung yang terpenting di hutan kera ini dan  tepat dii barat daya hutan setempat untuk memuja Dewa Siwa atau Hyang Pendaur Ulang.

Pura-pura ini tidak berdekatan lokasi, namun sangat kontras dengan keberadaannya dikawasan hutan yang dilindungi konservasinya. Keunikan Monkey forest memang tak dipungkiri, Anda dan wisatawan dapat menyaksikan kera-kera lucu berjenis ekor panjang atau macaca fascicuiaris, tentu tidak perlu khawatir Karena sudah lebih jinak. Pengunjung masuk kewahana ini cukup membayar tiket masuk senilai Rp 20.000,00 untuk dewasa. Adapun untuk anak-anak hanya Rp10.000,00.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *