Wisata Sejarah di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Berkunjung ke Kota Palembang belum lengkap rasanya apabila tidak berkunjung ke tempat yang menyimpan banyak peninggalan sejarah, karena Palembang merupakan wilayah yang dulunya pernah berdiri kerajaan besar yang Berjaya pada masanya. Bahkan kala itu Palembang pernah dijadikan sebagai ibukota dari kerajaan bahari Buddha yang terbesar di wilayah Asia Tenggara. Lebih kerennya lagi di dunia Barat, kota Palembang mendapatkan julukan Venice of the East atau Venesia dari Timur. Salah satu tempat yang banyak menyimpan peninggalan-peninggalan sejarah kerajaan Palembang Darussalam ada di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Museum ini memiliki koleksi benda-benda bersejarah sebanyak ratusan unit. Berdasarkan beberapa sumber koleksi yang tersimpan di museum ini ada sebanyak 669 buah.

Sejarah Museum

Pada awalnya bangunan ini memiliki fungsi berbeda-beda seiring perjalanan waktu dan pergolakan sejarah di Palembang. Sebelumnya pernah bangunan ini dijadikan sebagai markas jepang pada saat penjajahannya di Indonesia, sebagai kantor residen belanda dan pada permulaan kemerdekaan gedung ini juga pernah difungsikan sebagai Teritorium II Kodam Sriwijaaya. Akhirnya menjadi sebuah museum yang mana sebelumnya pengelolaan ini diserahkan ke Pemkot Palembang. Museum ini seiring waktu juga harus selalu dilakukan perawatan atau renovasi untuk menjaga keutuhan museum yang menyimpan banyak benda bernilai tinggi. Setelah dilakukan beberapakali renovasi, kerangka asli museum Sultan Mahmud Badaruddin II ini tidak dirubah sama sekali atau sesuai dengan bentuk awalnya. Hanya saja perubahan fisik bangunan terjadi pada bagian-bagian kecil saja dan pada bahan-bahan material untuk memperkokoh bangunan.

Tujuan Wisata

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II ini cukup ramai pengunjung, bahkan banyak pengunjung yang datang dari mancanegara. Lokasinya yang strategis yaitu di pusat kota palembng dan sangat dekat dengan jembatan Ampera Palembang menjadikan museum ini sebagai tempat populer bagi wisatawan. Para wisatawan yang berekreasi ke jembatan ampera tentunya juga akan mempir ke museum yang berada di tepi sungai musi ini. Para wisatawan akan disuguhkan dengan arsitektur bangunan museum yang khas ala Budaya Palembang dengan bentuk atap rumah limasnya atau bisa juga disebut sebagai rumah limas. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II memiliki 2 lantai yang mana hanya pada lantai bagian atas saja dipamerkannya koleksi-koleksi museum tersebut. Beberapa jenis koleksi yang di pamerkan di museum ini adalah koleksi etnografi, biologi, arkeologi, senirupa, numismatik dan keramik. Tempat ini terlihat bersih dan benda-benda terpajang rapi dengan baik. Beberapa koleksi yang menarik para wisatawan seperti koin peninggalan kesultanan Palembang yang terbuat dari perunggu dan timah terdapat lubang di dalamnya diperkirakan pada tahun 1023 H hingga Tahun 1253 H.

Koleksi menarik lainnya seperti beberapa lukisan perang kerajaan dan silsilah raja Palembang. Terdapat juga beberapa senjata pusaka yang digunakan pada saat perang dulu, Arca-arca, beberapa peralatan dapur, bermacam jenis kain, pakaian perkawinan, kerajinan ukir, dan koleksi sejarah lainnya yang akan membawa anda serasa berada pada zaman kerajaan dulu. Setelah berkunjung ke museum ini tentu akan menambah wawasan anda bersama keluarga.

Lokasi

Museum Sultan Mahmud Badaruddin 2 ini berlokasi di Jl Sultan Mahmud Badaruddin II No. 2, Kel .19 Ilir, Kec. Ilir Barat I. Lokasinya sangat strategis tidak jauh dari jembatan Ampera. Berada di pusat kota sehinggi akses nya sangat mudah untuk di capai.

One thought on “Wisata Sejarah di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *