Pesona Telaga Sarangan Sebagai Wisata Lokal Favorit Keluarga

Telaga Sarangan

Telaga Sarangan, lokasi wisata yang menyejukkan berupa telaga yang dikelilingi berbagai pepohonan hijau yang begitu rindang menjadi salah satu lokasi wisata favorit masyarakat Jawa Timur. Tak hanya masyarakat lokal saja, masyarakat dari luar daerah juga banyak yang berkunjung ke telaga tersebut.

Menikmati Keindahan Pemandangan dan Suasana Alam yang Menyejukkan

Berkunjung ke berbagai tempat wisata merupakan satu hal yang menyenangkan. Berwisata menjadi salah satu upaya untuk membuat pikiran dan perasaan menjadi kembali fresh, melepas kepenatan dari berbagai rutinitas aktivitas sehari-hari. Dengan berkunjung ke Telaga Sarangan akan membuat setiap pengunjung dapat melepas kepenatan dan kepadatan yang ada di kota.

Telaga-Sarangan01

Salah satu lokasi wisata favorit yang ada di Jawa Timur yaitu di kawasan kota Magetan yang begitu populer adalah Telaga Sarangan. Telaga yang memiliki luas wilayah hingga 30 hektar ini memiliki pesona menawan sebagai objek wisata alam yang ada di Magetan. Menariknya, objek wisata ini justru lebih dekat dengan kawasan objek wisata Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Bila ditempuh dari Tawangmangu hanya dibutuhkan jarak sekitar 5 kilometer. Sedangkan dari kota Magetan sendiri perlu jarak tempuh sekitar 16 kilometer untuk mencapai lokasi wisata Telaga Sarangan ini. Namun hal demikian tentu tidak menjadi soal bagi wisatawan yang hendak datang ke lokasi wisata ini. Mengingat lokasinya yang hijau, sejuk dan begitu menawan untuk dikunjungi.

Pada tempat wisata Telaga Sarangan ini berada pada kaki Gunung Lawu, seonggok gunung yang kerap dijadikan satu tujuan pendakian para pencinta kegiatan pendakian. Pemandangan serta suasana alam yang begitu menyenangkan disuguhkan dalam kawasan wisata ini. Selain pemandangan serta hawanya yang begitu sejuk di telaga tersebut juga banyak tersedia wahana wisata yang dapat dimanfaatkan oleh semua pengunjung yang datang.

Para pengunjung dapat menikmati keindahan Telaga Sarangan dengan menjelajah telaga yang memiliki kedalaman hingga 29 meter tersebut dengan menggunakan speed boat yang dapat diisi hingga empat orang. Tak hanya speed boat, terdapat juga perahu kayuh yang bisa digunakan secara santai untuk berkeliling telaga menikmati pemandangan sekitar telaga.

Bila menginginkan perjalanan mengelilingi Telaga Sarangan tanpa harus berada di permukaan air telaga. Maka para wisatawan dapat memilih menggunakan jasa pemilik kuda di kawasan wisata tersebut. Wisatawan dapat menikmati keindahan telaga dengan cara berkeliling menunggangi kuda yang didampingi oleh para pemilik kuda. Tidak perlu khawatir, sebab banyak kuda yang disewakan di tempat wisata tersebut.

Telaga Sarangan02

Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan yang begitu indah Telaga Sarangan dengan duduk-duduk santai bersama keluarga di warung makan lesehan sekitar pinggiran telaga tersebut. di warung-warung tersebut para pengunjung dapat menikmati menu andalan yang banyak dijual di Sarangan yaitu sate kelinci. Namun tidak hanya sate kelinci, beberapa menu makanan dan minuman ringan disediakan di sana untuk menemani istirahat pengunjung.

Telaga Sarangan ini menjadi sebuah lokasi wisata yang diunggulkan di Magetan. Sehingga tempat wisata ini hingga kini semakin berkembang dan selalu banyak pengunjung setiap harinya, terutama di hari libur. Untuk fasilitas kawasan wisata juga sudah memadai, bahkan telah banyak penginapan juga hotel-hotel yang tersedia sehingga akan memudahkan para pengunjung dari luar kota yang hendak menginap di sana.

Pada kawasan wisata Telaga Sarangan tersebut juga banyak para penjual souvenir yang berjajar di sekitar tempat wisata.  Tidak hanya souvenir saja yang dijual, melainkan camilan khas dari Magetan banyak dijual di sana bisa menjadi oleh-oleh untuk keluarga dan saudara di rumah. Selain itu, sebagai kawasan wisata yang berada di kawasan pegunungan, tentu tanaman berupa sayur dan buah menjadi andalan. Di Telaga Sarangan, para pengunjung juga dapat berbagai macam sayur juga buah-buahan segar yang banyak dijual oleh para pedagang di sekitar lokasi wisata.

Berkunjung ke Telaga Sarangan tentunya menjadi satu pengalaman berekreasi yang pas untuk sekadar melepas kepenatan rutinitas sehari-hari sekaligus dapat melakukan wisata belanja yang mengasyikkan untuk dilakukan.

Kisah di Balik Terbentuknya Telaga Sarangan

Terlepas dari pemandangan dan suasana yang begitu sejuk di kawasan Telaga Sarangan ini, rupanya juga tersimpan sebuah kisah legenda yang diyakini oleh masyarakat sekitar telaga. Telaga tersebut terbentuk berawal dari kisah sepasang suami yang telah berusia senja. Keduanya hidup bahagia dan melakukan kegiatan sehari-harinya sebagai petani di sekitar hutan. Wilayah hutan di sekitar telaga memang merupakan dataran tinggi yang subur.

Singkat cerita, pada saat sang kakek sedang berada di hutan hendak menebang kayu, tiba-tiba menemukan sebutir telur. Kakek tersebut tidak jadi menebang pohon dan membawa telur tersebut ke rumah. Akhirnya telur itu dimasak oleh sang nenek dan kemudian dimakan oleh keduanya.

Seusai memakan telur tersebut, sang kakek kembali ke hutan untuk melanjutkan pekerjaannya. Namun sang kakek tiba-tiba merasakan tubuhnya menjadi panas, terguling-guling di tanah dan berubah menjadi naga. Sama halnya dengan sang kakek, nenek juga merasakan tubuhnya panas dan menyusul kakek ke hutan. Akhirnya tubuh nenek itu juga berubah menjadi naga.

Tubuh kedua naga tersebut terus berguling dan pada akhirnya gesekan tersebut membentuk cekungan besar pada tanah hingga muncul mata air alami yang hingga sekarang dikenal dengan Telaga Sarangan tersebut. Telaga tersebut juga dikenal dengan sebutan telaga pasir oleh masyarakat sekitar.

Menarik bukan jika dapat mengunjungi Telaga Sarangan yang memiliki keindahan alam, suasana yang begitu menyenangkan, serta mengetahui sejarah di balik terbentuknya telaga itu. lokasi wisata tersebut dibuka setiap hari, jadi para wisatawan dapat datang pada hari apapun. Bahkan juga terdapat perayaan-perayaan pada waktu-waktu tertentu diadakan di sana dan dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung secara bebas.

Ada beberapa acara tahunan di Telaga Sarangan yaitu upacara labuh sesaji pada tiap hari Jumat pon, pada bulan Ruwah menurut kalender Jawa. Selain itu, juga ada upacara Ledug Sura yang diadakan setiap tanggal 1 Sura atau Muharram. Semua pengunjung juga dapat turut menyaksikan agenda tahunan warga setempat tersebut. Pada perayaan malam tahun baru, di lokasi wisata Sarangan juga rutin diadakan pesta kembang api.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *