Oleh-oleh Khas Jogja Dalam Bentuk Makanan Paling Murah dan Bisa Tahan Lama

Liburan ke Jogja memang selalu bikin hati jadi senang. Tetapi ketika akan pulang jangan lupa belanja oleh-oleh khas Jogja khususnya dalam bentuk makanan. Kota ini memiliki berbagai kue tradisional dengan harga yang sangat murah dan dapat tahan lama disimpan. Jadi setelah sampai di rumah, rasanya tetap enak tidak basi.

Bakpia

Salah satu makanan tradisional Jogja yang paling terkenal adalah bakpia. Jajanan ini terbuat dari tepung terigu berbentuk bulat gepeng dan diisi dengan kacang hijau, coklat, keju, kismis dan sebagainya. Selain kawasan Malioboro, makanan ini mudah sekali ditemukan di berbagai toko kuliner. Namun jika ingin melihat langsung cara pembuatannya, bisa datang ke Pathok.

Biasanya bakpia dikemas dalam kardus, sehingga mudah dibawa pulang oleh wisatawan. Jika disimpan di tempat yang kering, makanan ini bisa tahan hingga beberapa hari dan tetap terasa nikmat saat disantap. Cita rasanya sangat manis karena dicampur dengan gula.

Yangko

Dilihat secara sekilas, oleh-oleh khas Jogja yang satu ini mempunyai kemiripan dengan kue moci. Bahan utama yang digunakan untuk membuatnya adalah tepung beras kemudian diisi dengan kacang yang telah dihaluskan. Citarasanya merupakan paduan antara manis dan legit. Selain itu teksturnya terasa kenyal dan memiliki berbagai macam warna yang cantik.

Sama seperti bakpia, yangko juga dikemas dalam bungkusan kardus tapi dengan bentuk yang berbeda yaitu kotak-kotak kecil. Makanan ringan ini mudah ditemukan di berbagai kawasan. Meski disimpan selama beberapa hari, yangko tidak mudah basi dan selalu terasa lezat ketika masuk kedalam lidah dan mulut.

Geplak

Jajanan lainnya yang pantas dibawa pulang setelah berlibur di Jogja adalah geplak. Makanan ini dibuat dari irisan daging kelapa muda dan dicampur dengan gula. Untuk saat ini biasanya geplak dibuat dengan tampilan yang terdiri dari beragam warna seperti merah, kuning, coklat, hijau dan sebagainya.

Rasanya sangat manis, cocok dijadikan teman ketika sedang menikmati minuman kopi. Tapi selain itu oleh-oleh khas Jogja ini tetap bisa disantap kapan saja meskipun tidak suka dengan kopi. Harganya sangat murah hanya beberapa puluh ribu rupiah saja per satu kemasan. Setiap kemasan biasanya berisi 12 geplak dengan warna yang berbeda-beda.

Gudeg Kering

Pada zaman dulu, makanan gudeg hanya bisa disantap pada saat membeli. Namun untuk saat ini sudah ada gudeg kering yang dikemas dalam kalengan. Jadi makanan ini dapat tahan lama bahkan hingga berminggu-minggu tanpa ada perubahan pada citarasanya. Hal ini disebabkan oleh proses pengolahannya yang lebih rumit dan butuh waktu yang tidak singkat.

Sama seperti gudeg basah, oleh-oleh khas Jogja gudeg kering juga mempunyai citarasa yang manis. Namun tingkat manisnya lebih tinggi dibanding gudeg basah. Sedangkan bahan untuk mengolahnya tetap sama, terdiri dari daging nangka muda, santan, daging ayam dan beberapa campuran lainnya. Bumbunya juga tidak berbeda dan tetap asyik dinikmati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *