Menjelajahi Kemasyhuran Tanah Ubud

Ubud adalah kesempurnaan dan kemasyhuran. Sebuah perkembangan kehidupan masyarakat yang sangat kental dengan spiritual dan keindahan alamnya. Ubud kini menjelma menjadi sentra kebudayaan dengan hasil karya dan segudang cita rasa budaya tinggi keangungan Pulau Dewata. Siapa pun ingin mendatangi lokasi yang menawarkan ketenangan, kedamaian dan pencerahan di tengah liburan tanpa menghilangkan kesan hiburan.

Ubud bukan lagi sebuah tempat yang biasa, namun Ubud adalah pusat kecintaan sebuah keunikan alam yang datang dari sebuah lokasi yang indah. Pantas dong, jika Ubud disebut sebagai nadinya wisata budaya di Bali. Meski banyak yang lebih menarik dan eksotis, tapi Ubud sangat menjanjikan kenyataan keluhuran hasil ciptaan Tuhan yang terwujud dari kondisi pegunungan yang sejuk, pesona berbagai kerajinan dan ukiran kayu khas Bali dan sejarah desan dengan salah satu royal palace yang sangat terkenal.

Fantastis Ubud

Ubud memang fantastis, pantaslah kalau Ubud dikenal sebagai tempat yang memberikan banyak pilihan untuk dijadikan inspirasi seni dan arsip pribadi travelling. Tak perlu menjelajah kota ini terlalu jauh, Ubud cukup dilalui dengan berjalan kaki. Keasyikan menjadi pejalan kaki di Ubud tentu menjadikan kota ini sangat berarti.

Tanah Ubud

Para penduduk Ubud sangat bersahaja dan bersahabat. So, jangan ragu untuk berdialog dan menanyakan beberapa hal tentang Ubud dan destinasinya. Suasana Ubud yang asri dengan pegunungan juga asyik  disambangi dengan sepeda, apalgi sepeda motor atau mobil. Kalau sudah merencanakan seharian atau beberapa hari di Ubud, pastikan tempat-tempat yang masuk kategori kunjungan Anda sudah terschedulle dengan baik. Ada Puri Saren Agung Royal Palace, tempat bersejarah bagi kelaurga kerajaan Ubud. Namanya Puri Agung, maka tempat ini sangat menawan dan dipenuhi oleh ukiran khas Bali.

Puri Saren Agung Royal Palace

Tak jauh dari Puri tersebut ada pasar seni Ubud. Lokasi Art Market ini berada di sentra kerajinan desa penghasil seni. Yes, yang namanya seni, pasti semuanya berisi kerajinan Bali dan berbagai cinderamata, seperti tas anyaman, patung, kain-kain, hingga layang-layang. Dua destinasi sekaligus sangat mengesankan wisatawan. Tak hanya itu, Ubud dengan kekayaan alamnya juga memiliki area nyaman untuk pecinta lingkungan hidup.

Apabila sudah mengunjungi wisata pura seperti pura sarawati dengan kecantikan teratai dan tarian kecaknya, Anda dapat menikmati panorama alam dengan suasana pegunungan dan alam yang segar di antara tujuan wisata alam seperti teras sering di Tegallang, Ubud Monkey Forest di Padangtegal, air terjun Tegenungan di tenggara Ubud atau Campuhan Ridge Walk.

Parade Museum Blanco dan Lainnya

Di kawasan Campuhan, Anda akan menemukan satu rumah yang sangat kontras dengan jejak puncak bukit dan lembah dengan jalan setapak. Destinasi ini bisa ditempatkan diawal untuk menyemangati liburan Anda. Ada museum yang sangat fenomenal sekali, yaitu Museum Blanco Renaissance. Para penyuka lukisan dan seni kanvas akan disambut oleh gerbang masuk museum yang melengkung serta berdiri bangunan megah dengan sentuhan karya seni Bali.

Museum Blanco Renaissance

Pertanda rumah ini siap menerima tamu istimewanya. Museum ini sangat mudah dicapai. Setelah Anda menyimpan memori sejarah di puri Saren Agung dan pusat Kota Ubud, tak sampai sepuluh menit, Anda sudah dapat menemui rumah penuh lukisan Blanco.  Tak hanya lukisan khas Blanco, di rumah ini juga menampakkan kolase dan beragam karya puisi bergambar blanco, hingga litograf.

Selain museum Blanco, Ubud juga memliki museum unik lainnya. Sebut saja, Neka Art Museum, Museum Seni Agung Rai (ARMA) yang populer dengan pusat kebudayaan dan resor, selain  galeri seni. Tak ketinggalan museum Rudana dengan lukisan klasik Ubud dan batuannya dan Puri Lukisan, yang menyajikan warna-warni lukisan Bali dari abad berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *