Masjid Cheng Ho Palembang, Perpaduan Budaya, Sejarah dan Religi

Masjid Cheng Ho di Palembang ini termasuk salah satu masjid yang unik dan memiliki arsitektur bangunan yang kaya akan nilai-nilai budaya. Jika diperhatikan arsitektur bangunannya tampak jelas terlihat perpaduan antara budaya China dan Arab serta dikemas dalam nuansa Budaya Palembang tentunya. Dua buah menara di sisi masjid cheng ho ini sangat mirip dengan klenteng atau pagoda tempat ibadah di China. Menara ini memiliki 5 tingkat yang menyimbolkan perintah Sholat wajib 5 waktu bagi umat islam dalam sehari semalam. Tingginya mencapat 17 meter yang juga menyimbolkan total rakaat dari Sholat wajib 5 waktu tersebut. Arsitektur bernuansa budaya palembambang di Masjid Cheng Ho ini bisa kita lihat dari bagian luarnya yaitu pada menara terdapat ornamen tanduk kambing khas palembang. Adapun pada bagian utama masjid cheng ho ini memiliki 2 lantai dan berkapasitas maksimal 600 jamaah. Luas area masjid Cheng Ho ini sekitar 5000 meter persegi dengan fasilitas yang terdapat di masjid ini diantaranya adalah kantor, perpustakaan, rumah untuk imam, dan terdapat suatu ruangan untuk tempat diadakannya suatu kegiatan keagaman dan kegiatan kemasyarakatan.

Sejarah Singkat

Masjid Cheng HO merupakan suatu bukti sejarah bahwa bangsa China memiliki kaitan erat dengan Islam. Sejarah didirikannya masjid ini adalah suatu gagasan dari pengurus dan sesepuh dari Organisasi PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) Sumatera Selatan. Adapun tanahnya berasal dari tanah hibah Pemda setempat dengan peletakan batu pertamanya pada Tahun 2003 dan dengan dana Awal sebesar 150 juta.

Berkaitan dengan sejarah laksamana Cheng Ho ternyata dulunya juga pernah berdakwah dalam penyebaran agama islam di Palembang. Selain itu laksamana Cheng Ho memiliki hubungan penting dengan kerajaan Sriwijaya. Pernah bekerja sama dengan kerajaan sriwijaya dalam penumpasan perampok dari china yang saat itu memiliki kekuatan sangat besar yang dipimpin oleh Chen Tsui Ji. Diantara Tahun 1405 – 1433 M selama perjalanannya, laksamana Cheng Ho bersama puluhan armadanya pernah berlabuh sebanyak 4 kali di Palembang pada masa kerajaan sriwijaya.

Tempat Wisata

Masjid Cheng Ho ini selain berfungsi sebagai tempat beribadah bagi umat islam dan kegiatan agama islam lainnya, ternyata juga telah menjadi suatu tempat wisata populer bagi wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal saja yang banyak berkunjung ke masjid ini, namun uniknya banyak juga yang datang dari wisatawan asing, seperti dari Singapura, Malaysia, Taiwan, dan bahkan juga ada yang datang dari Rusia.

Lokasi

Masjid yang memiliki nama lengkap Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho Sriwijaya ini lokasinya berada di Area Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya berada di perumahan Amin Mulia. Adapun akses menuju ke masjid Cheng Ho ini sangat mudah, bisa menggunakan kendaraan sendiri dan kendaraan Umum dengan jalan masuknya di seberang gapura jakabaring sport city.

One thought on “Masjid Cheng Ho Palembang, Perpaduan Budaya, Sejarah dan Religi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *