Masjid Agung Batam Destinasi Wisata Unik Potret Khas Melayu

Di setiap daerah di Indonesia kebanyakan hampir memiliki masjid besar yang menjadi kebangaan masyarakatnya termasuk di kota Batam, kepulauan Riau ini. Sama di tempat lainnya, kota ini juga memiliki masjid besar yakni, Masjid Agung Batam. Masjid ini bukan hanya bangunan tempat ibadah umat muslim semata, masjid tersebut memiliki keunikan tersendiri.

Keunikan pada bangunan masjid ini berada pada bangunannya yang luas dan memiliki atap dengan bentuk limas yang seolah menggambarkan ciri khas budaya Melayu yang begitu sangat begitu kental di sini. Nama Masjid Agung Batam juga dikenal oleh masyarakat dengan sebutan  Masjid Raya Batam  atau MRB.

History Masjid Raya Batam

Masjid yang berlokasi di jalan Engku Putri ini berhadapan dengan Badan Otorita Pengembangan Pulau Batam yang disingkat BIDA atau Batam Industrial Development Authority. Letak masjid menjadi cukup strategis sebab bersebelahan dengan alun-alun dengan jarak hanya 20 menit dari Bandara Hang Nadim.

Masjid Raya Batam atau Masjid Agung Batam memang memiliki keunikan yang sebagai pusat ibadah, masjid tersebut menjadi destinasi wisata para pelancong sebab bentuk bangunannya yang tidak biasa. Selain itu ada history yang unik dari proses pembangunannya.

Pada waktu itu, sekitar tahun 1991 masjid ini berawal dari obrolan masyarakat yang sedang kesulitan sholat Jum’at. Lantaran tempat lobi yang berada di lantai dua gedung OB tidak cukup untuk menampung jamaah. Akhirnya obrolan sampai ke pembuatan masjid. Akhirnya masjid pun terealisasi setelah mendapatkan ijin dari BJ Habibie kala itu.

Lokasi Bangunan Masjid

Masjid pun rencananya dibangun tepat di depan Pos Polisi yang berada di Alun-alun Engku Putri. Sebelah timur masjid adalah Gedung Wali Kota, sedangkan di sebelah baratnya adalah Masjid Raya yang menjadi bentuk segitiga jika digabungkan dengan Kantor BP. Akan tetapi rencana awal inipun akhirnya berubah karena masjid butuh lahan lebih luas.

Maka lokasi masjid akhirnya bergeser sedikit dari Kantor BP. Akhirnya Masjid Agung Batam dibangun dan kini menjadi tempat ibadah dan juga tempat wisata yang seringkali dikunjungi oleh berbagai kalangan dikarenakan bentuk arsitektur bangunannya yang sangat keren.

Corak Bangunan Masjid

Mesjid Agung di Batam ini memiliki corak khas Melayu, dengan atap yang berbentuk limas mirip piramida yang tumpang bertingkat-tingkat dan terbuat dari bahan kayu pilihan yang warnanya kecoklatan, lengkap dengan menara yang tingginya sekitar 66 m.

Bentuk limas menggambarkan persepsi vertikal habluminaAllah yakni, hubungan antara manusia dengan Sang Maha Pencipta. Sedangkan, pada irisan 3 bagian adalah simbolis perjalanan kehidupan manusia yakni di awali dari rahim, dunia dan akhirat. Bangunan ini berbentuk bujur sangkar yang kokoh dan merupakan simbol kekuatan iman umat Islam.

Jika berada di Masjid Agung Batam, anda bisa melakukan ibadah sholat di ruang bawah yang terdapat pula air mancur dan biasa digunakan untuk wudhu. Dihias oleh lampu-lampu taman, pohon palem yang menjadikan air mancur semakin indah. Anda jangan lupa datang berkunjung ke masjid ini jika berkunjung ke kota Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *