Kawasan Pecinan Medan : Wisata Kuliner Di Malam Hari

Medan yang merupakan kota metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, mempunyai begitu banyak tempat wisata yang sayang untuk dilewatkan. Tempat wisata di Medan yang bisa Anda kunjungi diantaranya adalah Gunung Sibayak, Pulau Samosir, Air Terjun Dwi Warna Sibolangit, Danau Siombak, dan juga kawasan Pecinan Medan. Bagi Anda yang ingin menikmati suasana malam, tempat ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

Sejarah Kawasan Pecinan, Medan

Kawasan Pecinan Medan terbentuk karena adanya dua faktor, yaitu faktor politik dan faktor sosial. Faktor politik adalah peraturan dari pemerintah yang mengharuskan  warga keturunan Tionghoa dikumpulkan menjadi satu di suatu daerah. Hal ini bertujuan untuk memudahkan mendata dan mengaturnya. Sedangkan untuk faktor sosial adalah keinginan warga Tionghoa sendiri untuk berkumpul menjadi satu. Hal ini dikarenakan mereka bisa merasa aman serta bisa saling membantu sesama warga Tionghoa.

Kawasan Pecinan Medan mulai berdiri karena adanya migran besar-besaran pekerja dari daratan China di Labuhan Deli, Medan pada tahun 1863. Bertambahnya warga Tionghoa di Deli adalah sejak dimulainya industri perkebunan tembakau. Saat itu, perkebunan tembakau yang terkenal adalah perkebunan yang didirikan oleh orang Belanda yang bernama Jacobus Nienhuys.

Kegiatan Di Kawasan Pecinan, Medan

Kawasan Pecinan Medan yang terletak di jalan Semarang ini merupakan salah satu wisata malam yang ada di kota Medan. Di siang hari lokasi ini merupakan pertokoan onderdil kendaraan dan di malam harinya, biasanya dimulai pukul enam sore kawasan ini akan berubah menjadi tempat wisata kuliner di malam hari. Anda akan dimanjakan dengan berbagai macam kuliner dengan harga yang cukup terjangkau, selain itu bisa dilihat juga orang-orang dari berbagai macam suku dan budaya berkumpul menjadi satu. Tidak hanya bisa melihat orang-orangnya saja, namun Anda juga bisa mendengar bahasa dari berbagai suku.

Makanan yang bisa Anda nikmati di kawasan Pecinan Medan ini, salah satunya adalah nasi bebek Hainan. Nasi ini berwarna kecoklatan yang terasa begitu gurih namun juga terasa manis di lidah. Di atas nasinya akan diberi irisan daging bebek yang mengkilat karena minyak, bebek ini juga terasa gurih namun juga lembut di lidah. Selain itu di sini bisa menikmati berbagai olahan mie, lontong atau nasi sayur, dan makanan lainnya. Tempat makan tiptop yang berdiri pada tahun 1920-an adalah tempat makan yang paling terkenal di kawasan Pecinan Medan .

Jika Anda kebetulan sedang berada di Medan, kawasan Pecinan Medan sangat direkomendasikan dijadikan tujuan kuliner malam. Meski kuliner  di sini merupakan kuliner jalanan, namun jangan salah rasanya seperti kuliner di restoran mahal.

One thought on “Kawasan Pecinan Medan : Wisata Kuliner Di Malam Hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *